Selasa, 30 April 2013

Kolam Latih BP2IP Dihuni Tiga Pocong

 Ilustrasi
SURABAYA - Tewasnya Maulana Aniul Yakin (19), siswa Balai Pusat Pelatihan Ilmu Pelayaran (BP2IP), rupanya menyisakan misteri. Kolam latih tempat siswa asal Dusun Dungu, Kecamatan Trageh, Kabupaten Bangkalan, Madura meregang nyawa, dikenal angker. Bahkan pernah tiga pocong terekam kamera salah satu taruna.

"Kalau dibilang angker ya gimana ya? Soalnya pernah suatu ketika ada seorang taruna yang sempat merekam penampakan tiga pocong di sekitar kolam itu," kata Perwira Aktivitas BP2IP Surabaya Aris Jamaan di Kantor BP2IP, Jalan Gunung Anyar, Surabaya, Senin (1/10/2012).

Aris juga mengaku, beberapa kali memang sering muncul fenomena-fenomena aneh di sekitar kolam. Ia menceritakan, sekira satu tahun lalu ada petugas perbaikan Air Conditioner (AC) yang tewas akibat terjatuh. Kemudian sekira tiga hari lalu, petugas perbaikan AC harus mengalami patah tulang lantaran terjatuh juga.

"Tanya petugas Poliklinik di sebalah kolam ini, pasti tahu fenomena ini. Kalau dibilang angker ya gimana? Fenomena itu ada dan orang di sini pasti tahu," ujar Aris.

Namun demikian Aris tidak mau berspekulasi dengan mengkait-kaitkan beberapa fenomena di kolam tersebut dengan tewasnya Maulana Aniul Yakin. Ia tetap menyerahkan kasus ini kepada pihak kepolisian terkait tewasnya taruna Diklat Pelaut (DP) III angkatan ke-III itu.

"Kami tidak percaya tahayul lah terkait penyebab tewasnya Maulana ini meskipun tidak bisa dipungkiri fenomena gaib muncul di sekitar kolam itu," ujar Aris.

Ia juga mengaku, sebelum berdiri gedung BP2IP, kawasan tersebut memang berupa rawa-rawa. Bahkan, ada beberapa titik di sekolah ini yang merupakan bekas kuburan. "Dulu di sini juga bekas rawa-rawa. Kalau yang kolam renang itu bisa jadi bekas kuburan," tukas Aris.