Simak ulasannya berikut ini, seperti dikutip dari TravelandLeisure:
Blood Falls, Antartika
Di Victoria Land, Antartika, yang berada di sebelah selatan Selandia baru, terdapat sebuah fenomena aneh. Fenomena ini adalah aliran air berwarna merah darah di permukaan gleser Taylor yang berwarna putih.
Fenomena ini dinamakan Blood Falls atau air terjun darah. Fenomena ini sebenarnya merupakan aliran air asin yang mengandung zat besi beroksida tinggi yang bereaksi dengan es dan air laut sehingga menjadikan warnanya merah darah.
Fenomena air terjun darah ini ditemukan pada 1911 oleh geologis dari Australia, Griffith Taylor. Awalnya, warna merah darah ini dikira hasil dari ganggang merah, namun kemudian hasil penelitian membuktikan bahwa zat besi berperan dalam memberi warna tersebut.